
Enam mahasiswa Lantip Internasional UNNES menutup program PPL di Sekolah Indonesia Riyadh dengan menyerahkan poster produk kelompok, sekaligus meninggalkan jejak inovasi media pembelajaran digital dari masing-masing mahasiswa.
RIYADH, JEJARING INTERNASIONAL — Sekolah Indonesia Riyadh (SIR) menjadi tuan rumah bagi enam mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam Lantip Internasional, program PPL internasional dari Pusbang PPL UNNES. Program ini menjadi wadah praktik kependidikan sekaligus memperluas jejaring pendidikan Indonesia di luar negeri. Selama hampir sebulan, 23 Juli hingga 17 Agustus 2026, mereka bukan hanya mengajar, tetapi juga merangkai warisan intelektual berupa poster interaktif dan beragam media pembelajaran digital.
Keenam mahasiswa tersebut adalah Azma Amrina Yusra, Queen Tauhida Rabbani, Vinka Ayu Andwaristya, Hanna Malika Shofia, Tuhfatul Maula Syafruddin, dan Anggita Karim Sieko Putri. Meskipun tidak mendampingi secara langsung di Riyadh, mereka tetap memperoleh bimbingan intensif dari jarak jauh oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Akbar Syamsul Arifin dan Singgih Kuswardono.
Sejak tiba di Riyadh, kelompok langsung berkoordinasi dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, dan Humas SIR. Mereka diperkenalkan dalam upacara peringatan Hari Anak Nasional 2026. Sejak itu, aktivitas mereka padat: praktik mengajar di jenjang TK hingga SMA, pendampingan Tahsin Al-Qur’an, pembelajaran jarak jauh (PJJ), hingga meramaikan ekstrakurikuler Arabic Club dan Chef Junior. Tak ketinggalan, mereka turut serta dalam latihan paduan suara dan upacara Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026 di KBRI Riyadh, Arab Saudi.
Poster Interaktif: Wajah Perjalanan Lantip Internasional
Produk utama kelompok adalah poster interaktif berbantuan teknologi kecerdasan buatan (AI). Poster ini bukan sekadar tempelan dinding, melainkan wajah dari seluruh rangkaian program yang dirancang khusus untuk mendukung pembelajaran Bahasa Arab di SIR.
Pada 16 Agustus 2026, poster dipasang di lingkungan Sekolah Indonesia Riyadh, berbarengan dengan penyerahan produk dan sertifikat kepada pihak sekolah di ruang kepala sekolah. Media ini dinilai efektif untuk merangkum kegiatan secara ringkas, informatif, dan mudah diakses oleh warga sekolah, dengan visual yang disesuaikan untuk karakteristik pengguna pada jenjang TK, SD, SMP, dan SMA.

Ragam Inovasi Media Digital Individu
Di balik suksesnya poster kelompok, setiap mahasiswa Lantip Internasional juga meninggalkan jejak inovasi melalui produk individu yang dirancang sesuai dengan bidang keilmuan dan kebutuhan masing-masing jenjang pendidikan.
- Azma Amrina Yusra menghadirkan MAQRANA (Multimedia Arab Qira’ah Nan Asyik), sebuah media pembelajaran Bahasa Arab berbasis Google Sites yang dikemas secara digital untuk siswa SMP.
- Queen Tauhida Rabbani merancang GIZI CERIA, e-booklet edukasi gizi berisi panduan makan sehat untuk anak usia dini. Booklet ini dibagikan kepada guru TK sebagai bahan rujukan praktis dalam mengenalkan pola makan sehat.
- Vinka Ayu Andwaristya menciptakan PELICAN (Pembelajaran Interaktif Canva Menyenangkan), media pembelajaran digital interaktif untuk siswa kelas 4, 5, dan 6 SD. Dilengkapi materi beraudio dan LKPD digital, media ini mendorong siswa belajar mandiri secara menyenangkan.
- Hanna Malika Shofia mengembangkan tiga media kreatif untuk kelas 1 dan 2 SD: Lagu Havya Naqra untuk mengingat kosakata, kartu huruf hijaiyah, serta kereta angka Arab 11-20 yang ditempel di dinding kelas.
- Tuhfatul Maula Syafruddin berinovasi menciptakan Putaran Pintar, media numerasi ramah lingkungan berbasis tutup botol bekas. Media ini dirancang untuk melatih motorik halus sekaligus literasi numerik anak-anak TK.
- Anggita Karim Sieko Putri meluncurkan KEMBARA (Kelas Menyenangkan Bahasa Arab), media interaktif berbasis Canva untuk siswa SMA yang terintegrasi dengan materi audio-visual, mufradat, serta latihan soal berbasis gim.

Jejaring Pendidikan yang Menguat, Sejalan dengan Visi UNNES
Kehadiran Lantip Internasional di Riyadh bukan sekadar formalitas. Ini adalah bagian dari upaya memperkuat jejaring pendidikan Indonesia di Arab Saudi, sekaligus sejalan dengan visi Universitas Negeri Semarang menuju universitas yang mendunia dan bereputasi internasional.
Apresiasi hangat tidak hanya datang dari pihak Sekolah Indonesia Riyadh (SIR). Ragam produk inovasi mulai dari poster interaktif hingga media pembelajaran digital yang dinilai membantu dokumentasi kegiatan serta memperkaya khazanah media pembelajaran di SIR, juga mendapat sambutan positif dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) RI di Riyadh, Prof. Dr. Muhammad Irfan Helmy, Lc., M.A. Sinergi antara mahasiswa UNNES, SIR, dan Atdikbud ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas institusi mampu mendorong kemajuan pendidikan Indonesia di kancah global.
Dengan rangkaian kegiatan dan inovasi yang telah dilaksanakan, Lantip Internasional UNNES telah meninggalkan jejak bermakna di Riyadh dengan poster yang terpasang sebagai dokumentasi perjalanan program, serta karya digital yang siap menghidupkan kelas-kelas di SIR. Sebuah awal yang baik untuk praktik kependidikan lintas negara, sekaligus langkah nyata dalam mempererat diplomasi pendidikan Indonesia di mata dunia.
Kontributor Penulis: Lantip Internasional UNNES & Humas SIR
- Vinka Ayu Andwaristya
- Azma Amrina Yusra
- Anggita Karim Sieko Putri
- Queen Tauhida Rabbani
- Tuhfatul Maula Syaffruddin
- Hanna Malika Shofia










